– Penyebaran wabah virus corona telah berdampak pada penutupan sejumlah tempat hiburan dan destinasi wisata yang tersebar di seluruh Jawa Tengah. Hal ini berdasarkan keputusan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo agar tempat-tempat hiburan dan destinasi wisata di Jateng ditutup sementara waktu. Mengingat, kemungkinan persebaran kasus Covid-19 di tempat hiburan dan wisata sangat tinggi. “Yang pertama mesti diselamatkan adalah manusia. Jika manusia yang diselamatkan, perekonomian bisa dihidupkan. Tapi jika hanya perekonomian yang jadi fokus, semuanya akan mati,” kata Ganjar.
“Maka kami putuskan semua tempat hiburan ditutup karena kemungkinan persebaran di sana sangat tinggi,” ujarnya. Ganjar mengaku akan melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota terkait persoalan pajak tempat hiburan yang telah menyumbang pendapatan daerah. Destinasi wisata yang telah ditutup ada 55 lokasi yang tersebar di 14 kabupaten/kota di Jateng. Di antaranya Kota Surakarta, Wonogiri, Sragen, Karanganyar, Kota dan Kabupaten Semarang, Kota dan Kabupaten Magelang, Klaten, Banyumas, Blora, Tegal, Temanggung, Boyolali.

Sebagai informasi, sejak awal merebaknya virus corona tingkat kunjungan wisatawan di Jateng menurun drastis. Wisatawan lokal di Jateng menurun hingga 72,49 persen dan wisatawan asing menurun hingga 88,46 persen. Selain itu, penurunan kunjungan wisatawan ini juga berdampak pada turunnya tingkat okupansi hotel di sejumlah wilayah. Tingkat hunian hotel turun 11,77 persen dan rata-rata menginap turun 0,6 persen dari 1,36 ke 1,3 persen.
sumber : kompas.com