Kampung Marketer Membangun Desa Melalui Teknologi

Kampung Marketer sendiri dirintis oleh Nofi Bayu Darmawan, seorang pemuda desa yang sudah menjalani internet marketer sejak kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Akuntansi (STAN) Jakarta. Pada 2013, Ia menjadi PNS pada Kementerian Keuangan. Namun berjalan 3,5 tahun bekerja, Ia mundur sebagai PNS dan lebih memilih kembali ke desa untuk menjalankan bisnis online.

Dari pilihan yang ia ambil, ia mampu membuat ratusan pemuda desanya untuk kemudian memiliki pekerjaan. Dengan menekan laju urbanisasi atau gerak perpindahan pemuda desa ke kota. Dan menjadi salah satu kampung yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sesuai dengan perkembangan zaman.

Namun hal ini tidak terjadi begitu saja. Nofi harus mengajar mulai dari nol tentang apa itu bisnis online, cara kerja bisnis online serta transaksi dalam bisnis online.

Bermula dari dua pemuda yang Ia ajukan pada partner bisnisnya, ternyata kinerjanya mendapat apresiasi yang memuaskan. Selanjutnya, Nofi terus mengembangkan SDM bisnis online melalui payung Kampung Marketer.

Kini, setidaknya Nofi sudah mempunyai enam kantor yang didirikan di dua desa dengan karyawan hampir 200an orang. Para karyawan tersebut merupakan SDM bidang CS bisnis online, iklan, content writer, serta leader CS yang merupakan pemuda-pemudi dari delapan desa sekitar Tunjungmuli.

Dalam lima bulan, jumlah partner yang bekerjasama dengan Kampung Marketer sebanyak 62 partner bisnis. Mulai dari pemilik brand, reseller hingga dropshipper.

Dan hari ini senin 23 November 2020 sedang adanya kegiatan pelatihan untuk pemuda Desa Cikendung, adapun program pendidikan Kampung Marketer antara lain:

  1. Pendidikan dan Pelatihan
  2. FGD UMKM
  3. Ekstrakulikuler
  4. E-Marketing
  5. Wisata Edukasi