FAMTRIP & PAGELARAN SENI BUDAYA SINTREN "GIPI"

cikendung.desa.id-Jum’at, 11 Juni 2021

Kegiatan ini digelar oleh Gabungan Industri Pariwisata Indonesia yang dihadiri oleh Bapak Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo, S.T.,M.Si beserta Wakil Bupati Pemalang Mansur Hidayat, S.T. Acara tersebut dihadiri juga oleh Camat Pulosari Drs. Ahmady Stiawan Widatmojo, AP.,M.M, Kades Cikendung Slamet,Kapolsek,Koramil serta tamu undangan dari Kementrian Kominfo RI dan Biro Perjalanan Wisata se-Jawa Tengah, dengan memperhatikan penuh Protokol Kesehatan dimasa pandemi Covid-19 ini.

“Bahwa di kabupaten pemalang memiliki banyak wisata, baik alam,budaya,atau kuliner merupakan potensi yang besar. Dengan penuh harapan semoga sintren bisa menjadi luar biasa sehingga muncul icon hebat di Kabupaten Pemalang” Ujar bupati Pemalang dalam sambutannya.

Sintren di Desa Wisata Budaya Cikendung Pulosari Pemalang merupakan Sintren yang tergolong langka, pemain Sintren tidak hanya diperankan oleh perempuan saja akan tetapi juga diperankan oleh pemain laki-laki yang disebut dengan “lais” atau Sintren lanang.

Sintren dipandang oleh sebagian masyarakat di Cikendung memiliki unsur keyakinan tertentu seperti ajang mencari jodoh, mengharap turunnya hujan, dan juga menukar informasi perantara alam ghaib. Mbalang (bahasa jawa) diartikan melempar, saat penari Sintren yang sedang menari maka dari arah penonton ada yang melempar koin, kemudian penari akan jatuh dan pingsan.